Akhirnya semua akan tiba pada pada suatu hari yang biasa

pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui.

Apakah kau masih berbicara selembut dahulu

memintaku minum susu dan tidur yang lelap?

sambil membenarkan letak leher kemejaku.

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, kenbah Mandalawangi.

kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yang menjadi suram

meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

Apakah kau masih membelaiku selembut dahulu

ketika kudekap kau dekaplah lebih mesra,

lebih dekat.

(lampu-lampu berkedipan di Jakarta yang sepi

kota kita berdua, yang tau dan terlena dalam mimpinya

kau dan aku berbicara tanpa kata, tanpa suara

ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

apakah kau masih akan berkata

kudengar derap jantungmu

kita begitu berbeda dalam semua

kecuali dalam cinta

(haripun menjadi malam kulihat semuanya menjadi muram

wajah-wajah yang tidak kita kenal berbicara

dalam bahasa yang tidak kita mengerti

seperti kabut pagi itu)

manisku, aku akan jalan terus membawa kenangan-kenangan

dan harapan-harapan bersama hidup yang begitu biru.

Soe Hok Gie
Selasa, 1 April 1969

Kamis, 30 Desember 2010

Misteri Di Balik Lambang Pentagram

Banyak orang tahu tentang keberadaan lambang pentagram. Bahkan, kata pentagrampun sudah dijadikan permainan para bocah-bocah ingusan. Lambang inipun banyak digunakan pada film - film yang berbau magis atau sihir. Namun, mungkin tidak semua tahu apa itu pentagram. Nah, saya telah mencari referensi seputar pentagram. Saya akan menjelaskan satu-persatu apa itu pentagram.
Dari segi lambang, pentagram adalah lambang yang berupa bintang 5. Namun, jika saya lihat lambang pentagram yang lain, tidak hanya bintang 5 saja, tetapi terdapat gambar kepala kambing di dalamnya.
Dari hasil pencarian saya di wikipedia dengan keyword pentagram, ada hal menarik. Berikut saya berikan kutipannya.

"Pentagram digunakan secara simbolis pada masa Yunani kuno dan Babilonia. Pentagram dihubungkan dengan dunia sihir, dan banyak orang yang mempunyai kepercayaan paganisme mengenakan kalung berbentuk pentagram. Agama Kristen pernah menggunakan pentagram dengan umum untuk melambangkan lima luka Yesus, namun umat Kristen saat ini mengaitkan bentuk tersebut dengan Setan. Meskipun begitu, kebanyakan orang yang menggunakan bentuk ini bukanlah pemercaya Setan"

Ada hal 2 hal menarik disini. Bagian yang saya anggap menarik adalah 2 kalimat yang saya cetak tebal.

Yang pertama, statement bahwa pentagram digunakan untuk melambangkan 5 luka Jesus, padahal, dari hasil pencarian di situs alkitab online, saya tidak bisa menemukan hal yang berhubungan dengan pentagram maupun kata lima luka Jesus (mungkin ada informasi - informasi sejarah lain yang memang belum saya ketahui).

Namun, ada hal yang lebih menarik lagi. Kalimat terakhir yang mengatakan bahwa yang menggunakan bentuk pentagram bukanlah pemercaya setan. Namun, jika anda caridi google, baik literatur maupun gambar yang keluar kebanyakan tentang hal-hal yang berbau satanis.

Dari segi lambang, pentagram memiliki 5 sudut. Angka lima, entah mengapa memiliki makna yang misterius. Namun ada juga yang menghubungkan angka 5 sebagai jumlah luka Jesus di kayu salib.

Selain itu, rupanya, proporsi geometris dari pentagram adalah proporsi emas (golden proportion).  Kemudian, yang mungkin membuat anda semakin bertanya - tanya, mengapa dalam gambar bintang tersebut terdapat gambar kepala kambing?

Kepala kambing adalah simbol dari Baphomet, sang ksatria templar, yang merupakan lambang dari satanis.

source: http://miracleareas.blogspot.com/2010/01/misteri-di-balik-lambang-pentagram.html

Selasa, 28 Desember 2010

Biografi Salahudin Al-Ayubi (1138 - 1193 M)


Shalahuddin Al-Ayubi terlahir dari keluarga Kurdish di kota Tikrit (140km barat laut kota Baghdad) dekat sungai Tigris pada tahun 1137M. Masa kecilnya selama sepuluh tahun dihabiskan belajar di Damaskus di lingkungan anggota dinasti Zangid yang memerintah Syria, yaitu Nur Ad-Din atau Nuruddin Zangi.


Salahudin Al-Ayubi atau tepatnya Sholahuddin Yusuf bin Ayyub, Salah Ad-Din Ibn Ayyub atau Saladin/salahadin (menurut lafal orang Barat) adalah salah satu pahlawan besar dalam tharikh (sejarah) Islam. Satu konsep dan budaya dari pahlawan perang ini adalah perayaan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan sebutan maulud atau maulid, berasal dari kata milad yang artinya tahun, bermakna seperti pada istilah ulang tahun. Berbagai perayaan ulang tahun di kalangan/organisasi muslim sering disebut sebagai milad atau miladiyah, meskipun maksudnya adalah ulang tahun menurut penanggalan kalender Masehi.

Selain belajar Islam, Shalahuddin pun mendapat pelajaran kemiliteran dari pamannya Asaddin Shirkuh, seorang panglima perang Turki Seljuk. Kekhalifahan. Bersama dengan pamannya Shalahuddin menguasai Mesir, dan mendeposisikan sultan terakhir dari kekhalifahan Fatimid (turunan dari Fatimah Az-Zahra, putri Nabi Muhammad SAW).

Dinobatkannya Shalahuddin menjadi sultan Mesir membuat kejanggalan bagi anaknya Nuruddin, Shalih Ismail. Hingga setelah tahun 1174 Nuruddin meninggal dunia, Shalih Ismail bersengketa soal garis keturunan terhadap hak kekhalifahan di Mesir. Akhirnya Shalih Ismail dan Shalahuddin berperang dan Damaskus berhasil dikuasai Sholahuddin. Shalih Ismail terpaksa menyingkir dan terus melawan kekuatan dinasti baru hingga terbunuh pada tahun 1181. Shalahuddin memimpin Syria sekaligus Mesir serta mengembalikan Islam di Mesir kembali kepada jalan Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Dalam menumbuhkan wilayah kekuasaannya Shalahuddin selalu berhasil mengalahkan serbuan para Crusader dari Eropa, terkecuali satu hal yang tercatat adalah Shalahuddin sempat mundur dari peperangan Battle of Montgisard melawan Kingdom of Jerusalem (kerajaan singkat di Jerusalem selama Perang Salib). Namun mundurnya Sholahuddin tersebut mengakibatkan Raynald of Châtillon pimpinan perang dari The Holy Land Jerusalem memrovokasi muslim dengan mengganggu perdagangan dan jalur Laut Merah yang digunakan sebagai jalur jamaah haji ke Makkah dan Madinah. Lebih buruk lagi Raynald mengancam menyerang dua kota suci tersebut, hingga akhirnya Shalahuddin menyerang kembali Kingdom of Jerusalem di tahun 1187 pada perang Battle of Hattin, sekaligus mengeksekusi hukuman mati kepada Raynald dan menangkap rajanya, Guy of Lusignan.

Akhirnya seluruh Jerusalem kembali ke tangan muslim dan Kingdom of Jerusalem pun runtuh. Selain Jerusalem kota-kota lainnya pun ditaklukkan kecuali Tyres/Tyrus. Jatuhnya Jerusalem ini menjadi pemicu Kristen Eropa menggerakkan Perang Salib Ketiga atau Third Crusade.

Perang Salib Ketiga ini menurunkan Richard I of England ke medan perang di Battle of Arsuf. Shalahuddin pun terpaksa mundur, dan untuk pertama kalinya Crusader merasa bisa menjungkalkan invincibilty Sholahuddin. Dalam kemiliteran Sholahuddin dikagumi ketika Richard cedera, Shalahuddin menawarkan pengobatan di saat perang di mana pada saat itu ilmu kedokteran kaum Muslim sudah maju dan dipercaya.

Pada tahun 1192 Shalahuddin dan Richard sepakat dalam perjanjian Ramla, di mana Jerusalem tetap dikuasai Muslim dan terbuka kepada para peziarah Kristen. Setahun berikutnya Shalahuddin meninggal dunia di Damaskus setelah Richard kembali ke Inggris. Bahkan ketika rakyat membuka peti hartanya ternyata hartanya tak cukup untuk biaya pemakamannya, hartanya banyak dibagikan kepada mereka yang membutuhkannya.


Data lengkap tentang King Salahudin Al-Ayubi
Memerintah 1174 M. – 4 Maret-1193 M.
Dinobatkan 1174 M.
Nama lengkap Yusuf Ayyubi
Lahir 1138 M. di Tikrit, Iraq
Meninggal 4 Maret-1193 M. di Damaskus, Syria
Dimakamkan Masjid Umayyah, Damaskus, Syria
Pendahulu Nuruddin Zengi
Pengganti Al-Aziz
Dinasti Ayyubid
Ayah Najmuddin Ayyub


Selain dikagumi Muslim, Shalahuddin atau Saladin/salahadin mendapat reputasi besar di kaum Kristen Eropa, kisah perang dan kepemimpinannya banyak ditulis dalam karya puisi dan sastra Eropa, salah satunya adalah The Talisman (1825) karya Walter Scott.

Masa lalu memang tidak mudah pergi meskipun kita seperti tak
ingin menengoknya. Bahkan di salah satu tembok Masjid
Umayyah yang dulu adalah Katedral Yahya Pembaptis yang
dipermak jadi masjid yang indah di tahun 700-an itu, seorang
sejarawan masih menemukan sisa inskripsi ini: "Kerajaan-Mu, ya,
Kristus, adalah kerajaan abadi...."

Tapi jika masa lalu tak mudah pergi, dari bagian manakah dari
Saladin yang akan datang kepada kita kini? Dari ruang makamnya
yang kusam, mitos apa yang akan kita teruskan? Kisah Saladin
adalah kisah peperangan. Dari zamannya kita dengar cerita
dahsyat bagaimana agama-agama telah menunjukkan
kemampuannya untuk memberi inspirasi keberanian dan ilham
pengorbanan - yang kalau perlu dalam bentuk pembunuhan.

Tapi sebagian besar kisah Saladin - yang tersebar baik di Barat
maupun di Timur dari sejarah Perang Salib yang panjang di abad
ke- 12 itu - adalah juga cerita tentang seorang yang pemberani
dalam pertempuran, yang sebenarnya tak ingin menumpahkan
darah. Saladin merebut Jerusalem kembali di musim panas 1187.
Tapi menjelang serbuan, ia beri kesempatan penguasa Kristen
kota itu untuk menyiapkan diri agar mereka bisa melawan
pasukannya dengan terhormat. Dan ketika pasukan Kristen itu
akhirnya kalah juga, yang dilakukan Saladin bukanlah menjadikan
penduduk Nasrani budak-budak. Saladin malah membebaskan
sebagian besar mereka, tanpa dendam, meskipun dulu, di tahun
1099, ketika pasukan Perang Salib dari Eropa merebut
Jerusalem, 70 ribu orang muslim kota itu dibantai dan sisa-sisa
orang Yahudi digiring ke sinagog untuk dibakar.

"Anakku," konon begitulah pesan Sultan itu kepada anaknya,
az-Zahir, menjelang wafat, "...Jangan tumpahkan darah... sebab
darah yang terpercik tak akan tertidur."

Dalam hidupnya yang cuma 55 tahun, ikhtiar itulah yang
tampaknya dilakukan Saladin. Meskipun tak selamanya ia tanpa
cacat, meskipun ia tak jarang memerintahkan pembunuhan, kita
toh tahu, bagaimana pemimpin pasukan Islam itu bersikap baik kepada Raja Richard
Berhati Singa yang datang dari Inggris untuk mengalahkannya.
Ketika Richard sakit dalam pertempuran, Saladin mengiriminya
buah pir yang segar dingin dalam salju, dan juga seorang dokter.
Lalu perdamaian pun ditandatangani, 1 September 1192, dan
pesta diadakan dengan pelbagai pertandingan, dan orang Eropa
takjub bagaimana agama Islam bisa melahirkan orang sebaik itu.

Kita sekarang juga mungkin takjub bagaimana masa lalu bisa
melahirkan orang sebaik itu. Terutama ketika orang hanya
mencoba menghidupkan kembali apa yang gagah berani dari
abad ke- 12 tapi meredam apa yang sabar dan damai dari sebuah
zaman yang penuh peperangan. Tapi pentingkah sebenarnya
masa silam?

Dari makam telantar orang Kurdi yang besar itu, suatu hari di
tahun 1970-an, saya kembali ke pusat Damaskus, lewat lorong
bazar yang sibuk di depan Masjid Umayyah. Kota itu riuh,
keriuhan yang mungkin tanpa sejarah.

l9 Januari 1991

(Goenawan Mohamad, Catatan Pinggir 4, Grafiti, 1995, h.
388-390)

Ref : http://yulian.firdaus.or.id/
http://m0emets.blogspot.com/2007/11/salahudin-al-ayubi.html

Ksatria Templar

Pada tahun 1118, suatu kelompok yang terdiri dari sembilan ksatria Perancis mendirikan suatu ordo (suatu kelompok sosial khusus dalam Gereja Katolik Roma) di Jerusalem dengan nama “Prajurit Pengikut Kristus yang Papa”. Semua prajurit menerima wajengan dan perintah dari biara dan berjanji  akan membaktikan hidupnya untuk melindungi para peziarah Kristen dan tanah suci. Mereka bermarkas di istana Raja Baldwin II, Raja Jerusalem Perancis, di sisi Kuil Solomo. Karena itulah mereka dinamakan Knights of Templar (Ksatria-ksatria Templar/Kuil).
Pada tahun 1128, mereka dihukum secara resmi oleh Paus Honorius II, dan mereka dilengkapi dengan suatu “Peraturan” dari Santo Bernard dari Clairvaux. Para ksatria itu mendapat reputasi yang menakutkan karena dikenal ganas dalam pertempuran, berani dan terhormat. Mereka berperang pada masa Perang Salib dan berdiri dipihak Richard of Lionheart (Richard si Hati Singa) dan dengan cepat mereka dapat mengumpulkan harta, kekayaan dan tanah yang sangat banyak dari raja-raja Eropa yang berterima kasih.
knights_templar2Dalam 200 tahun, Knights of Templar telah meninggalkan Tanah Suci dan mereka tinggal di Paris, namun begitu besarnya pengaruh mereka sehingga mereka hanya diwajibkan untuk mematuhi Paus. Kekayaan mereka begitu banyak, sehingga mereka memulai membentuk perbankan paling awal yang terorganisir, dan menjadi rentenir kepada para monarki Eropa. Tetapi hal ini, ditambah dengan tradisi pelaksanaan pertemuan-pertemuan rahasia, menyebabkan keruntuhan mereka
Raja Philip dari Perancis diketahui berhutang kepada Knights of Templar dengan jumlah yang sangat mengejutkan. Pada 13 Oktober 1307, dia mengumumkan bahwa para Templar melakukan kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan ajaran Katolik Roma pada pertemuan-pertemuan rahasia mereka. Sang Raja kemudian menangkap semua Templar yang ada di Prancis, dan merebut harta mereka.
Para Templar menerima keputusan Raja dengan tenang, tetapi kemudian banyak yang disiksa karena memberikan pengakuan palsu atas semua pertemuan rahasia mereka. Karena para Templar itu hanya berada dibawah kekuasaaan satu orang yaitu Paus Clement V, maka hanya Paus Clement V yang dapat menghukum mereka. Sedangkan di lainpihak Paus Clement V tunduk pada paksaan Raja Philip.
knights_templar4Knights of Templar kemudian dibubarkan, dan diduga bahwa semua monarki Eropa mengambil langkah-langkah untuk menghancurkan gerakan itu. Pada 19 Maret 1314, Grand Master (Pemimpin) terakhir dari Ksatria Templar, Jacques de Molay, dibakar di kayu sula di sebuah pulau ditengah Sungai Seine di Paris.
Para peneliti mengatakan bahwa sewaktu api mulai menyala, diklaim bahwa de Molay mengutuk Raja Philip dan Paus, mengancam bahwa mereka akan mati dalam waktu setahun. Keduanya meninggal, Paus Clement V meninggal sebulan kemudian dan Raja Philip tujuh bulan sesudahnya. Kemungkinan sejumlah Templar diyakini mengungsi ke Skotlandia selama bertahun-tahun, tetapi gerakan itu tidak menampakan diri hingga 1705.
Sejak itu Knights of Templar dikaitkan dengan Freemansonry dan serikat-serikat rahasia lainnya, tetapi serikat-serikat rahasia itu tumbuh subur. Mereka mempunyai banyak orang hebat dan para anggota yang berpengaruh. Pada tahun-tahun yang belakangan, setelah Perang Dunia II, serikat-serikat rahasia internasional itu menjadi agak retak. Pertemuan-pertemuannya masih diadakan secara rahasia.
Terlepas dari ritual-ritual dan tradisi-tradisi yang dijaga dengan ketat, terlihat memang ada misteri yang melingkupi serikat para Templar itu.
knights_templar3Ada pertanyaan yang tersisa, mengapa para Templar di Paris tidak melawan ketika ditangkap pleh anak buah Philip?  Di hari-hari menjelang penangkapan mereka, sebuah kereta bermuatan sangat berat diduga dipindahkan dari gedung-gedung mereka. Raja Philip tidak pernah menemukan semua kekayaan dikantor-kantor mereka dan kelihatannya para ksatria tunduk pada penangkapan yang dia lakukan tanpa perlawanan. Lalu harta apakah ini? Harta ini adalah emas dan permata yang diambil dari kuil-kuil Jerusalem dan dari dunia kitabiah selama Perang Salib.
Akan tetapi banyak spekulasi bahwa reaksi para Templar memberikan kesan bahwa harta itu adalah sesuatu yang melampaui nilai material, bisa jadi sesuatu yang mempunyai makna spiritual yang teramat penting, seperti Tabut Perjanjian ataupun Cawan Suci. Kebanyakan orang menyebutkan bahwa harta itu mungkin berupa pengetahuan Kristen yang rahasia, seperti garis keturunan Yesus Kristus.
Apapun wujud harta itu tidak pernah diketemukan dan dimana disembunyikan masih tetap merupakan sebuah misteri besar. Banyak peneliti menganggap bahwa harta itulah sumber kekayaan misterius Berenger Sauniere dan harta tersebut dikubur di gereja Rennes-le-Chateau. Akan tetapi, salah satu teori yang paling dikenal luas menyebutkan bahwa para Templar yang lolos dari penangkapan Raja Philip menyembunyikan harta itu di Kapel Rosslyn di Skotlandia.
Jika Knight of Templar berhasil dalam menyembunyikan hartanya selama bertahun-tahun di tempat persembunyiannya, ada alasan yang kuat untuk percaya bahwa rahasia-rahasia harta itu hanya diketahui oleh segelintir orang pilihan. Sampai sekarang bagi kita yang dilahirkan di zaman modern, Knight of Templar merupakan cerita historis masih mengandung misteri yang sangat besar.
sumber : unsolved mysteris